Sebuah Puisi Untuk Sang Guru

KIYAI ASRORI, Guru Spiritual Para Sufi Sekali waktu. Kami datang bertamu. Duduk di kursi bersama beliau. Mengejutkan hati baru sekali bertemu. Kiyai Asrori memanggil-manggil namaku. Aku tersipu malu sebab yang lain duduk bersimpuh. Di bawah lantai dan terus menunggu. Fatwa guru dan nasihat-nasihat yang perlu. Berbincang lama. Tentang berbagai masalah. Kritik-kritik tajam tentang aparat Negara….

Read More